Berkaca
pada diri, yang notabene lulusan S1 Literatur Bahasa Inggris, malah kini
banting setir jadi ibu erte.
Apakah
itu hina? Tentu tidak.
.
'Profesi
utama' ini, tak lantas membuat saya menyesali pendidikan yg pernah saya jalani
selama 4 tahun itu.
Dengan
tersemat nya gelar tersebut di akhir nama saya, membuat saya terpacu, teredukasi
dengan baik untuk memantaskan diri, terus menggenjot diri menjadi pribadi yang
produktif dan bermanfaat, men-drill akhlak dan adab anak, meski ranah nya baru
seputaran diri dan keluarga.
Agar
tak lantas merendahkan profesi apapun dimuka bumi ini, bahwa tak ada pekerjaan
yang sia-sia, tak ada pendidikan yang sia-sia, tak ada peran yang sia-sia.
Bahwasanya
Allah 'membayar' tiap-tiap keringat hambanya, meski hanya sebesar zarah.
MANTRA
MOVE ON :
"Ada
begitu banyak projek, menyangkut diri, keluarga, dan kebermanfaatan diri dalam
umat. Semua peran butuh ilmu dan adab yang mumpuni, meski cari ilmu gak mesti
disekolahan, meski dengan bersekolah setidaknya kita lebih menghargai adab cari
ilmu"
.
Akan
ada waktu nya projek sekecil apapun, akan bermanfaat dimasa mendatang,
condong-lah saja ke Allah, Allah, Allah.
In
frame:
Nyambung
gak nyambung, kalo gak banting setir jadi bu erte, saya mana ngeh gmn cara
nyalain kompor, apalagi bisa bikin bolu menul-menul kayak gini, itulah hikmah,
itu berkah Allah.
@30haribercerita
#30haribercerita
#30hbc2024
#30hbc20
#30hbc20mantra


0 Komentar